Pembangunan Infrastruktur Indonesia yang Berperan untuk Meningkatkan Daya Saing

Pembangunan Infrastruktur Indonesia yang Berperan untuk Meningkatkan Daya Saing

Malang – Kuliah tamu kali ini diadadakan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang ini di hadiri oleh Sektetaris Jenderal Kementrian PUPR RI yaitu Ir. Mohammad Zainal Fatah. Beliau sendiri adalah alumni Universitas Muhammadiyah Malang yang sudah mengharumkan nama kampus UMM. Pembahasan kali ini berfokus kepada pembangunan infrastruktur Indonesia yang berperan untuk meningkatkan daya saing suatu bangsa dengan melihat indikator apa saja yang mendukung. Dengan infrakstruktur yang merata akan meningkatkan keadilan sosial serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. (20/62022)

Beliau mengatakan “Bahwa kita sekarang bukan berperang melawan penjajah, tetapi berperang dengan diri kita sendiri karena telah mengahancurkan lingkungan kita sendiri”. Hal ini harus dimulai dari generasi muda yang akan meneruskan nasib bangsa ini, harusnya kita berbondong-bondong untuk memperdulikan lingkungan, kesehatan, keamanan dan pertahanan bangsa, serta mempersiapkan diri untuk membangun bangsa yang lebih maju lagi

Sesungguhnya Indonesia masih memiliki potensi air 2,78 Triliun kubik/tahun yang luas di seluruh wilayah Indonesia. Indonesia memiliki 50jt kubik kapital/tahun tampungan air dari berbagai danau, waduk, dan bendungan. Dalam hal itu pemerintah juga berperan untuk meningkatkan sumber daya air dengan mengikuti berbagai konferensi dibeberapa negara. Sehingga dapat dilihat bahwa Indonesia masih dapat bertahan dan menjadi negara maju, jika rakyat Indonesia bersama-sama mengembangkan potensi dari segi sumber daya alam dan sumber daya manusianya.

Harapan untuk generasi muda untuk bisa membuat dan membangun sendiri solar panel untuk memanfaatkan sumber daya air yang sangat luas ini. Semangat dan motivasi pemerintah hanyalah dorongan tetapi niat dan tekad generasi mudalah yang akan merealisasikannya untuk masa depan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Berhenti Berjalan Tanpa Arah Setelah Berjalan Tanpa Tujuan

Berhenti Berjalan Tanpa Arah Setelah Berjalan Tanpa Tujuan

Next Article
Muhajir Efendi (kiri) dan Rafi Azzamy (Kanan) Saat acara Pesmaba UMM Berlangsung. (12/09/2022).

Rafi Azzamy, Maba Prodi Hubungan Internasional berikan Buku Karyanya ‘Panduan Melawan Sekolah' kepada Menko Muhadjir Effendy