Di Tengah Gempuran Circle Pertemanan

Di Tengah Gempuran Circle Pertemanan

Sebuah angan yang selalu muncul dan mengelabuhi pikiran tentang pertemanan yang saat ini kerab kali kita sebut dengan circle. Sejatinya pertemanan memang dibutuhkan oleh setiap orang, untuk bercerita ataupun sekedar bertegur sapa. Namun, mengapa circle yang saya lihat tidak seperti yang saya bayangkan?.

Baca : Lebih Jauh Tentang Kesenian Bantengan Jawa Timur

Selama ini saya berteman dengan berbagai karakter orang yang berbeda-beda. Saya pernah memiliki beberapa cirle yang tentu saja memiliki dampak baik dan buruk terhadap diri saya. Sebelumnya apakah kalian tahu apasih circle itu? Menurut saya dan beberapa anonim menjawab bahwa circle itu hanyalah kumpulan orang yang memiliki pemikiran berbeda dari yang lain. Sebagai contoh saya dan kumpulan saya menyukai pantai tetapi ada kumpulan orang lain lebih menyukai pegunungan. Dari hal tersebut bisa dilihat bahawa circle itu hanyalah perbedaan pemikiran saja.

Baca : Perampasan Hak Dan Harga Diri Perempuan

Tetapi disini saya melihat bahwa circle tidak selamanya saling menguntungkan tetapi juga merugikan. Ada suatu kelas saat diluar membanggakan bahwa mereka kompak dan menjunjung solidaritas tinggi, tetapi kenyataan pahitnya hanya mereka yang berduit dan goodlooking yang bergabung dalam circle yang mereka ciptakan. Saya melihat dan mengamati setiap gerak gerik mereka saat ada orang yang tidak sesuai dengan pemikiran mereka selalu dihujat atau ditertawakan, bahkan tidak jarang juga terjadinya suatu pembullyan yang dilakukan oleh orang yang mempunyai perkumpulan dari kalangan atas menindas orang kalangan bawah.

Baca : Bahasa Malangan, Ciri Khas Orang Malang

Setengah dari anggota kelas tersebut adalah perempuan yang menurut mereka tidak cocok untuk bergabung dan hanya untuk bahan tertawaan. Dari sini saya merasa tidak nyaman dengan adanya mereka dan tidak hanya saya yang merasa seperti itu, banyak yang merasa bahwa mereka tidak nyaman karena perlakuan mereka terhadap setiap orang dikelas tersebut. Saat senang mereka merasa seperti tidak butuh orang lain, tetapi saat susah mereka meminta bantuan selayaknya teman baik yang tidak melakukan kesalahan.

Sangat baik memiliki banyak teman, tetapi cerdaslah dalam mencari teman agar tidak salah dalam mengambil langkah. Jika niatmu mencari ilmu maka carilah ilmu sebanyak- banyaknya. Teman bisa membantu dan juga bisa menjatuhkan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Dimpa UMM, Dokumentasi: M Rifki Kurniawan

Ujian Tengah Semester dan Sekilas Hiburan Kecil dari Dimpa UMM

Next Article
Berhenti Berjalan Tanpa Arah Setelah Berjalan Tanpa Tujuan

Berhenti Berjalan Tanpa Arah Setelah Berjalan Tanpa Tujuan