PESMABA UMM 2021 Hadirkan Kekerasan Tanpa Penyelesaian

Lika-liku dinamika kampus di Universitas Muhammadiyah Malang, memang beraneka ragam. Tetapi kekerasan bukanlah dinamika biasa. Maka peran kampus menjadi pertanyaan.
PESMABA UMMM 2021 Hadirkan Kekerasan Tanpa Penyelesaian

Malang, UMM Peristiwa kemahasiswaan kembali terjadi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam aksi massa yang dilangsungkan oleh Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kordinator Komisariat UMM. Meminta audiensi kepada Rektorat UMM. (26/10/2021).

Pada pukul 12.30 massa aksi sampai di depan gedung rektorat untuk meminta tindakan tegas dari pimpinan kampus untuk masalah ini. Namun sejak massa aksi sudah memasuki ruang audiensi salah satu korban kekerasan dipanggil menghadap Dekan FKIP, guna mengklarifikasi atas pernyataannya.

Dalam aksi ini menyimpan beberapa point tuntutan antara lain; Menindak tindakan represif ketika kader HMI KORKOM UMM dicederai saat momen Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (1). Menuntut permintaan maaf pihak BEM FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) perihal kejadian yang dilakukan oleh panitia PESMABA (2). Menuntut diadakannya pekan OMEK (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus) yang merupakan bagian dari kegiatan pembinaan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (3).

Baca Juga : Gejolak Covid-19 Hingga Peraturan Yang Aneh

Aksi yang merupakan wujud demokrasi dalam menyampaikan keluh kesahnya, Kordinator Lapangan Dhanial menuturkan “Menuntut BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk meminta maaf kepada HMI FKIP dan HMI UMM, juga menyatakan sikap secara kelembagaan.” Tutur, Dhanial (26/10).

Baca Juga : Ada Apa, Dengan Mahasiswa Gondrong di UMM?

Lalu Dhanial juga menambahhkan bahwa, “Dalam Aksi ini juga point penting, yaitu diadakan Pekan Organisasi Ekstra Kampus (OMEK) yang dikemas sebagai mata kuliah umum” ungkapnya.

“Jika diantara point-point tidak tercapai, maka kami dari HMI UMM akan menggelar aksi lagi dengan massa yang sebanyak-banyaknya.” Tutupnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article
Perampasan Hak Dan Harga Diri Perempuan

Perampasan Hak Dan Harga Diri Perempuan

Next Article
Berbicara Penipuan Pinjaman Online

Berbicara Penipuan Pinjaman Online